Pada tanggal 6 April 2026, Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM mengadakan Ujian Tertutup bagi Kandidat Doktor Husna Izzati dengan judul disertasi Kontinuitas Identitas Lanskap Pusat Kota Lama Bandung.
(diambil dari Abstrak Husna Izzati, 2026, hlm. 1)Lanskap Pusat Kota Lama Bandung merupakan kawasan inti kota yang berkembang melalui proses historis panjang dari pusat pemerintahan tradisional hingga pusat aktivitas kolonial dan kota modern. Transformasi tersebut dipengaruhi oleh dinamika politik, kebijakan tata ruang, dan perubahan fungsi ekonomi, yang menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana identitas lanskap kawasan terbentuk, mengalami perubahan , dan tetap mempertahankan kontinuitasnya sepanjang perkembangan kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan identitas lanskap Pusat Kota Lama Bandung serta merumuskan konsep kontinuitas identitasnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan logika abduktif. Analisis dilakukan melalui integrasi kajian morfologi kota, analisis spasial, dan penelusuran historis menggunakan peta lama, arsip, foto sejarah, serta observasi lapangan. Teknik analisis meliputi periodisasi perkembangan berdasarkan konteks sejarah dan kebijakan tata ruang, kajian morfologi ruang inti dan jaringan koridor, analisis fungsi dan aktivitas lintas waktu, serta sintesis kontinuitas fisik–fungsi–makna sebagai dasar identitas lanskap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Identitas lanskap Pusat Kota Lama Bandung secara lintas periode dibentuk oleh kombinasi pola ruang inti (Alun-alun–Pendopo–Masjid), jaringan koridor utama (Asia-Afrika dan Braga), serta fungsi komersial dan simbolik yang terus berulang dalam setiap periode perkembangan. Meskipun terjadi perubahan orientasi politik, ekonomi, dan kebijakan, ketiga elemen ini tetap menjadi penanda utama kawasan. Kontinuitas identitas tidak hanya terlihat dari kesinambungan bentuk fisik, tetapi juga dari kebertahanan fungsi dan makna simbolik. Penelitian ini juga merumuskan bahwa kontinuitas identitas Lanskap Pusat Kota Lama Bandung mencakup struktur morfologi yang bertahan, nilai historis yang berlanjut, serta fungsi baru yang adaptif terhadap dinamika politik, sosial, dan ekonomi. Temuan ini menghasilkan kerangka konseptual yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara perubahan morfologi, fungsi, dan makna dengan kontinuitas identitas lanskap pada kawasan pusat kota bersejarah.
Ujian tertutup dihadiri oleh Ujian Tertutup dihadiri oleh Dr.Eng. Ar. Alexander Rani Suryandono, S.T., M.Arch., IAI. selaku Ketua Departemen, Prof. Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D., IAI. selaku Ketua Program Studi, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A. selaku Promotor, Syam Rachma Marcillia, S.T., M.Eng., Ph.D selaku Ko-Promotor, Prof. Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. selaku Penilai 1, Dr. Dyah Titisari Widyastuti, S.T., MUDD selaku Penilai 2, dan Dr. Eng. Kusumaningdyah Nurul Handayani, S.T., M.T. selaku Penguji Eksternal dari Universitas Sebelas Maret.
Ujian tertutup dilaksanakan secara luring di Ruang Sidang Lantai 2 Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan FT UGM.

Ditulis oleh Shafa Amalia Sukowati