Pada tanggal 22 Desember 2025, Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM mengadakan Ujian Tertutup bagi Kandidat Doktor Rosalia Rachma Rihadiani dengan judul disertasi Ajrih Asih Sebagai Makna Arsitektur Pusaka di Kompleks Van Lith Muntilan Magelang-Jawa Tengah.
Disertasi ini mengungkap Ajrih Asih sebagai makna arsitektur pusaka melalui pendekatan fenomenologi transendental. Penelitian dilakukan di Kompleks Van Lith Muntilan, Jawa Tengah, sebuah kawasan pendidikan Katolik yang berusia lebih dari satu abad dan menjadi simbol keterpaduan antara pendidikan, religiositas, dan kebersamaan sosial. Kesadaran awal penelitian ini bertumpu pada pandangan bahwa pelestarian arsitektur pusaka tidak berhenti pada bentuk dan material, melainkan berakar pada nilai-nilai hidup yang membentuk relasi manusia, ruang, dan alam. Penelitian ini bertujuan menyingkap struktur makna yang menghidupi arsitektur pusaka Van Lith sebagai bentuk kesadaran kultural dan spiritual masyarakatnya. Pendekatan fenomenologi transendental digunakan untuk menelusuri intensionalitas pengalaman melalui tahapan epoché, horizontalization, reduksi eidetik, dan sintesis makna. Proses ini dimaksudkan untuk menanggalkan prasangka teoretis dan menemukan esensi pengalaman murni sebagaimana dihayati oleh subjek.