Program Studi Doktor Arsitektur dalam rangka menjaga ritme riset dan memastikan setiap tahapan akademik berjalan sesuai rencana, telah menggelar Diskusi Kemajuan Studi Mahasiswa Doktor pada hari Senin, 9 Maret 2026 di Ruang Residensi Lantai 2 DTAP. Kegiatan ini dihadiri oleh semua mahasiswa Program Doktor Arsitektur bersama Bapak Prof. Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D., IAI. (Ketua Program Studi) serta Ibu Syam Rachma Marcillia, S.T., M.Eng., Ph.D. (Sekretaris Program Studi) dan diadakan sebagai bentuk komitmen prodi untuk mendampingi setiap mahasiswa hingga garis finis.

Diskusi berlangsung secara interaktif melalui komunikasi dua arah dan dibagi ke dalam empat sesi intensif berdasarkan angkatan dan periode masuk. Pembagian sesi dilakukan agar evaluasi dan solusi yang diberikan lebih spesifik serta tepat sasaran sesuai dengan fase studi yang sedang dijalani. Kegiatan diskusi ini meliputi:
-Monitoring Prodi: dengan meninjau perkembangan riset, publikasi, hingga penyusunan disertasi bagi masing-masing mahasiswa untuk memperoleh masukan akademik.
-Pemaparan Mahasiswa: dengan menyampaikan tantangan riset dan kendala di lapangan serta memberikan masukan konstruktif kepada program studi guna mendukung akselerasi masa studi tanpa mengurangi kualitas luaran penelitian.

Proses studi dan penelitian mahasiswa doktor diharapkan dapat terus berkembang secara terarah serta kolaboratif dalam menciptakan iklim akademik yang suportif melalui kegiatan diskusi ini. Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education dalam menjamin pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan kapasitas riset dan inovasi di tingkat pendidikan tinggi.

Ke depan, kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap dua bulan sekali sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan studi mahasiswa doktor di lingkungan DTAP. Semangat berproses untuk seluruh pejuang disertasi!🤝📚

Ditulis oleh Afifah Nuri Larasati