Pada tanggal 21 Juli 2026, Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM mengadakan Ujian Tertutup bagi Kandidat Doktor Masyiana Arifah Alfia Riza dengan judul dosertasi Tipologi dan Dinamika Respon Konteks Stasiun Kereta Api di Jawa Era Hindia Belanda.
Arsitektur stasiun kereta api di Hindia Belanda selama ini cenderung dipahami melalui dua kerangka yang dominan, yaitu pendekatan gaya yang membaca stasiun sebagai ekspresi langgam arsitektural, dan pendekatan kronologis yang membaca perkembangan stasiun secara periodik. Kedua kerangka tersebut belum sepenuhnya menjelaskan bagaimana sistem perkeretaapian kolonial menghasilkan keragaman tipologis yang terstruktur secara hierarkis dalam jaringan rel di Pulau Jawa. Kajian arsitektur perkeretaapian Indonesia juga cenderung menggolongkan stasiun ke dalam dua kategori besar, yaitu station dan halte, yang belum menampung spektrum penjenjangan yang lebih kompleks dalam sistem yang sebenarnya bekerja.