Febri Fahmi Hakim merupakan mahasiswa Program Doktor Aristektur DTAP FT UGM bersama Prof. Ir. Ikaputra, M. Eng., Ph.D., IAI. sebagai dosen DTAP FT UGM, telah mempublikasikan karya ilmiah berjudul “The Shifting of Indoor Thermal Comfort Factors: A Review” pada jurnal internasional Journal of Umm Al-Qura University for Engineering and Architecture yang terindeks Scopus.
Penelitian ini mengkaji dinamika perkembangan faktor dan model kenyamanan termal dalam ruangan dengan menelusuri literatur dari tahun 1970 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dan pemetaan teori dengan tujuan untuk mengidentifikasi pergeseran paradigma dari fokus tradisional pada enam faktor utama. Hasil penelitian mengungkapkan adanya lima aspek kontributor perubahan, mulai dari variasi skala kenyamanan hingga akomodasi desain, serta menekankan pentingnya riset masa depan yang menggabungkan teknologi modern, solusi berbasis budaya, dan keberlanjutan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau. Artikel lengkap dapat diakses melalui tautan berikut https://link.springer.com/article/10.1007/s43995-025-00259-1
Topik penelitian ini telah menunjukkan kontribusi terhadap agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada (SDG 7/Affordable and Clean Energy) dimana penelitian ini membahas upaya untuk menyelaraskan solusi kenyamanan termal dengan efisiensi energi bangunan. Hal ini krusial untuk memastikan penggunaan energi yang berkelanjutan di masa depan. Selain itu, penelitian ini juga relevan dengan (SDG 11/ Sustainable Cities and Communities) penelitian ini berfokus pada kenyamanan termal di dalam ruangan (indoor thermal comfort) dalam konteks arsitektur dan bangunan. Fokus pada strategi seperti pendinginan pasif (passive cooling) dan penggunaan material alami/lokal berkontribusi pada penciptaan bangunan yang lebih tangguh dan berkelanjutan di area perkotaan yang menghadapi kenaikan suhu global. Penlitian ini juga berkontribusi pada (SDG 13/ Good Health and Well-being) karena secara implisit, kenyamanan termal berkaitan erat dengan kesejahteraan manusia di dalam bangunan. Model-model yang dibahas (seperti PMV, PPD, dan SET) bertujuan untuk memprediksi tingkat kepuasan manusia terhadap lingkungan termalnya guna menjamin kondisi hidup yang layak.
Publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi telah menjadi salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM. Selain meningkatkan kontribusi ilmiah mahasiswa dalam bidang keahliannya, kegiatan publikasi juga mendorong budaya riset yang unggul, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG 4/ pendidikan bermutu).


Ditulis oleh Shafa Amalia SUkowati