Rosalia Rachma Rihadiani, mahasiswa Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM, telah mempublikasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Historical Collective Memory as a Strategy for Architectural Conservation in the Archdiocese of Semarang: A Case Study of Yogyakarta, Surakarta, Muntilan, Ambarawa, and Semarang” pada jurnal bereputasi internasional Social Sustainability in Economic, Social, and Cultural yang terindeks Scopus. Karya ilmiah tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng, Ph.D., IPU selaku Promotor dan Dr.Eng. Ir. Laretna Trisnantari Adishakti, M.Arch. selaku Ko-Promotor.
Penelitian ini mengkaji strategi pelestarian mandiri pada lima kompleks religi dan pendidikan era kolonial di Keuskupan Agung Semarang sebagai respons terhadap hambatan birokrasi serta ketidakkonsistenan metode konservasi yang mengancam integritas warisan arsitektur Katolik. Melalui penerapan Historic Interpretation Strategy (HIS), Rosalia Rachma Rihadiani mengevaluasi bagaimana pengembangan fasilitas modern dan pengurangan ruang terbuka dapat memengaruhi integritas makna serta konteks sejarah bangunan. Fokus utama penelitian ini terletak pada manajemen berkelanjutan, keterlibatan masyarakat, dan dampak terhadap warisan budaya. Karya ilmiah tersebut dapat diakses melalui tautan berikut https://doi.org/10.18848/2325-1115/CGP/v22i01/63-86
Topik penelitian ini telah menunjukkan kontribusi terhadap agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada (SDG 11/ Sustainable Cities and Communities) melalui evaluasi upaya pelestarian warisan budaya dengan metode memori kolektif untuk menjaga identitas sejarah di tengah modernisasi fasilitas. Hal tersebut sejalan dengan (SDG 4/ Quality Education), karena objek penelitian mencakup kompleks pendidikan yang berusaha menyeimbangkan penambahan fasilitas ruang belajar dengan pemeliharaan bangunan bersejarah. Selain itu, penelitian ini bersinggungan dengan (SDG 9/ Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan kerangka regulasi dan Historic Interpretation Strategy (HIS) yang inovatif sebagai solusi atas hambatan birokrasi dalam pengelolaan aset cagar budaya.
Publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa Program Doktor Prodi Arsitektur DTAP FT UGM. Langkah strategis ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk implementasi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-4 mengenai pendidikan bermutu melalui penguatan budaya riset yang kredibel dan berdampak luas.


Ditulis oleh Shafa Amalia Sukowati